Avast Antivirus, Kurang Canggih

Sudah hampir sebulan desktop PC di kantor kena serangan virus jahil. Virusnya sih nggak begitu berbahaya, karena ngga menyerang file-file dokumen kerja. Tapi yang diserang adalah program alias applikasi, lebih spesifik lagi, ada 3 jenis file yang paling banyak kena serangan: *.exe, *.dll, dan *.html. Nama virusnya: Ramnit. Bukan virus baru.

awas-virus-komputer

Awalnya virus ini muncul di program AutoCAD. Dia mengacaukan kinerja AutoCAD. Belakangan virus ini semakin ganas karena menyerang program-program lain, seperti StaadPro, 7zip, Yahoo Messenger, PrimoPDF, dan beberapa program-program kecil lainnya.

Sudah lebih setahun saya menggunakan antivirus Avast Free Edition, dan memang selama ini belum pernah ada masalah dengan Avast. Bahkan kadang Avast terlalu sensitif terhadap program tertentu. Kali ini, Avast yang saya gunakan rupanya kewalahan menghadapi Ramnit. Sebenarnya masih bisa dideteksi dengan baik oleh Avast. Tapi begitu dideteksi, Avast langsung mengurungnya di dalam penjara (quarantine), tanpa ada konfirmasi dari user. Awalnya saya pikir file tersebut sudah dibersihkan oleh Avast. Tapi, keesokan harinya virus yang sama terdeteksi lagi! Makanya saya menduga ada yang ngga beres dengan ini. Entah virusnya yang terlalu canggih, atau Avastnya yang kurang lincah, padahal sudah diupdate hampir setiap hari.

Akhirnya saya mencoba mencari alternatif. Awalnya saya mau mencoba Avast Premium Edition, tapi setelah saya cek fitur antivirusnya bisa dibilang sama dengan Free Edition, intinya selama database virus yang digunakan masih sama, yaaa bisa ditebak juga hasilnya seperti apa.

Setelah cari info sana sini, sempat ketemu Norman Ramnit Removal. Antivirus ini sifatnya portable jadi bisa di-run langsung dari flash disk. Tapi, penyakitnya sama dengan Avast, bisa dideteksi, bisa diclean, tapi begitu di-scan ulang, virusnya muncul lagi. Alamak.

image

Akhirnya ketemu satu antivirus lama, ESET Antivirus. Namanya mungkin kurang populer. Sebelum Avast, saya memang pernah menggunakan ESET dikolaborasikan dengan Mallwarebytes, memang luar biasa! Cuma sayangnya penggunaan RAM juga luar biasa digenjot, secara waktu itu saya masih pake laptop dengan memory 512 MB. Ternyata sekarang sudah ada ESET Smart Security 5. Saya coba versi trialnya, 30 hari. Dan hasilnya…. ada lebih dari 1000 file yang terinfeksi, yang sebelulmnya tidak terdeteksi oleh Avast dan Norman. Saya cuma bisa melongo melihat reportnya. Dan yang bisa bikin saya tersenyum adalah hampir semua file itu bisa dibersihkan dengan sukses. Dan waktu di-scan ulang (setelah reboot), virusnya sudah hilang tak berbekas.

Tapi program-program yang sudah rusak memang nggak bisa diselamatkan, harus diinstall ulang. Ada file-file support yang sudah dilenyapkan entah sama si virus atau sama antivirus sebelumnya.

Jadi, sepekan ini, saya masih akan memonitor aktivitas komputer tersebut. Browsing, download email, usb flash disk harus lebih hati-hati, full-scan antivirus 2 kali sehari. Kalo memang sudah benar-benar bersih, saya rencananya mau membeli versi Full-nya, biar bisa dipake buat netbook. Murah kok. Kalo beli via TCash (uang Telkomsel), hanya Rp. 65ribu untuk 6 bulan. Itu udah Smart Security (Antivirus, Anti Spyware, Anti Spam, dan Firewall). Kaspersky juga kira-kira segitu, tapi ngga tau apakah Antivirus saja atau sudah komplit.

Eset nod antivirus 5

Tapi, seandainya gejala virus ternyata masih ada, saya sudah booking bagian UnIT Gawat Darurat untuk mengambil tindakan format hardisk hari Sabtu nanti.

membasmi virus ramnit

*pengennya sih format ulang aja, biar bisa sekalian upgrade ke Windows7…😀

One thought on “Avast Antivirus, Kurang Canggih

Silahkan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s