Tikus Yang Enak dan Aman

Sudah pernah nyobain tikus? Saya sudah. Setiap hari. Setiap menggunakan komputer, pasti tidak lupa membawa tikus alias mouse. (harusnya translatenya ‘tetikus’ ya?).

Nah, tikus saya ada 3… kuning, hitam, dan biru.

image

1. Tikus Kuning. Pake kabel, ukuran sedang dan tebal, harga sekitar 60 ribuan, beli di supermarket. Saya pake buat desktop PC di tempat kerja.
2. Tikus Hitam. Tanpa kabel alias wireless, tipis dan lebih lebar, harga 80ribu, beli di lapak komputer di sebuah mall-wannabe. Dipake untuk netbook.
3. Tikus Biru. Pake kabel, bisa digulung, ukuran kecil, harga 50 ribuan, beli di lapak juga. Cadangan.

Nah, dulu… saya pernah dapat ceramah dari orang HSE, bahwa katanya posisi tangan terhadap mouse bisa membahayakan otot di sekitar pergelangan tangan. Terbukti… dari 3 tikus yang saya pake, 2 diantaranya berisiko membuat otot tangan menjadi kaku. Tikus Hitam dan Tikus Biru adalah tikus-tikus yang paling tidak nyaman saya gunakan. Otot jari lebih cepat kaku, tegang, malah kadang pegal dan perlu dipijit.
Justru Tikus Kuning lah yang paling nyaman saya gunakan. Pas dalam genggaman, dan jari-jari tidak pegal atau kaku.

Sepertinya saya harus segera mengganti tikus-tikus yang berbahaya itu.

udah pake netbook kok masih pake mouse? kan ada touchpad… agan kurang canggih ah

Eits… sepanjang karir saya menjadi civil engineer, belum pernah saya melihat seorang engineer maupun drafter yang bisa bekerja cepat tanpa mouse. Menyuruh orang bekerja pake CAD tanpa mouse, sama dengan menyuruh seorang koki mengiris bawang pake gergaji.

image

-Posted from WordPress for Iconia-

Silahkan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s