Kelaparan di Gramedia

Seperti biasa… kalo ke Gramedia, saya dan keluarga kayak orang kelaparan… semua buku mau dilahap.

Dan… seperti biasa… kalo ke Gramedia, saya dan keluarga berpencar ke bagian favorit masing-masing. Karena masa kecil saya yang “kurang bahagia”, saya pun melangkah ke area komik.. Dua seri terakhir Detektif Conan masuk ke kantong belanja. Sebenarnya suda basi ceritanya, saya sudah punya versi e-file-nya (hasil nyolong), tapi untuk menutupi rasa bersalah, saya dengan ikhlas membeli versi cetaknya (asli lah).   *halah…bisa aja ngeles*

Sementara anak saya terbius di tengah-tengah rak dan lautan buku-buku untuk anak seusianya … Saya lupa, ada sekitar 4 atau 5 buku yang dipungut, 1 buku mewarnai, 1 buku aktivitas, 1 buku dongeng, 1 buku cerita bergambar, saya lupa satu lagi. Ada 1 buku yang dia minta, buku dongeng, hard cover, tebal, kertas eksklusif, punya lisensi dari luar (baca: luar negeri), dan bisa ditebak, harganya nggak masuk akal,.. apalagi masuk dompet. Tapi ternyata anak saya cuma ngetes aja….😀😀😀. Dia masih bisa diajak negosiasi. Hahaha….

Sementara nyonya, juragan odol (istri saya kebetulan juragan salah satu pasta gigi, inisial ‘P’… :P)… saya ngga perhatiin bukunya. Kayaknya ada 2-3 buku, dan sekilas saya lihat ada seperti buku mendidik anak dan semacamnya lah.

Ditambah lagi 2 buah ballpoin (drawing pen) buat saya, ukuran/ketebalan 0.05mm dan 0.5mm. Biasa.. untuk nyeket-nyeket (baca: sketching alias corat-coret).

(Lupa!! Beli penggaris yg ada cetakan bulatannya!)

Jadi, total bawaan kami malam ini kira-kira sekitar 3-4 kilogram.

Bungkus! Bayar! Pulang!

Silahkan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s