Do You Want Me To Do That?

Kalimat di atas membekas sangat dalam di dalam hati saya. Itu adalah teguran paling halus sekaligus paling menusuk yang pernah saya terima.

Kejadiaannya sudah berlalu lebih dari 5 tahun lalu, di salah satu tempat kerja yang lama. Waktu itu saya sedang bertanggung jawab atas sebuah pekerjaan yang memang tidak membutuhkan banyak tenaga dan pikiran.

Karena terlalu menyepelekan pekerjaan, akhirnya progress pun sedikit melambat. Di tengah-tengah ‘kesibukan’, saya dipanggil untuk melaporkan perkembangannya.

Dan… akhirnya ketahuanlah kalo pekerjaan itu berjalan lambat. Bukan karena saya ngga bisa, tapi… yaaa gitu… terlalu menyepelekan. Saya ngga mengeluarkan alasan apa pun karena memang saya yang salah.

Dan di akhir ‘pidato’nya, The Bos memberikan saya pertanyaan dan penawaran…. “do you want me to do the job?

Itu mungkin cuma basa-basi. Tapi pertanyaan itu seolah-olah seperti gertakan dia, “Saya ngga suka ada orang malas di sini!!”

Sejak saat itulah… saya menjadi lebih termotivasi… berniat untuk segera keluar…😀😀😀

masih mo ko?

Silahkan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s