Foto Ala Media

Lama juga blog ini saya tinggalkan. Maklum… sejak ramadhan kemarin banyak hal-hal yang lumayan menyita perhatian, konsentrasi, waktu, dan tenaga. Sampai-sampai yang jadi korban adalah kondisi tubuh sempat drop beberapa waktu lalu. Yang paling kerasa adalah masa-masa setelah lebaran, biasa… di hampir sebagian besar rumah tangga, khususnya di kota-kota besar mengalami masalah ini, krisis SDM alias kesulitan mencari asisten rumah tangga. Alhasil, selama lebih dari seminggu anak saya terpaksa bolos dulu, karena kami harus mengungsi ke rumah kerabat. Maklum…kedua orang tuanya adalah pekerja semua😀.

Tidak banyak yang mau saya share di postingan kali ini. Tapi ada foto menarik yang saya peroleh sewaktu mudik kemarin. Sebenarnya sih foto ini sudah pernah ada yang posting di forum lain… 1cak.com kalo gak salah (versi Indonesianya 9gag.com). Tapi foto yang ini asli dari tangan dan kamera saya sendiri.😀 Jadi, ngga nyolong punya orang. Hehe..

Saya cuma mau kasih lihat kurang lebih cara kerja sebagian besar media informasi yang kita kenal, misalnya koran, televisi, portal berita di internet, dll.

Foto yang punya nilai jual tinggi salah satunya adalah foto yang isinya berbau kontroversial atau provokatif. Salah satunya adalah foto di bawah ini:

pantai1

Foto di atas mengandung kata-kata yang bernilai negatif, ngga enak didengar, dan bisa menyulut kemarahan. Coba deh, bacain kata-kata di atas dengan nada tinggi dan keras di depan seseorang, khususnya yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Dan… rasakan efeknya…

8894920-panic-emoticon

Padahal kalau kita melihat obyek aslinya, itu sebenarnya adalah sesuatu yang sangat indah, sesuatu yang disukai orang, sesuatu yang bisa menyejukkan hati.

pantai2

Jadi, pesan moralnya:

berhati-hatilah menilai informasi yang sifatnya sepotong-sepotong, apalagi kalo informasi itu sifatnya negatif, dan sumbernya tidak jelas.

Kalo infonya bisa kita cek sendiri kebenarannya, itu lebih baik.

Kalo di media, udah ada ilmunya tersendiri😀 Bagaimana cara membuat sebuah peristiwa biasa menjadi luar biasa. Atau… bagaimana cara membuat isu yang heboh, padahal sebenarnya tidak ada apa-apa.

Kejam bukan?😀

Bukannya saya benci media, saya justru butuh media😀 Karena kabar terbaru biasanya datangnya dari media. Setelah itu barulah kita cari penyeimbangnya (kalo memang niat).

Silahkan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s