Berani Berkata, Berani Tanggung Jawab

Anak : "Pak… boleh ngga aku makan sa.."
Bapak : "Boleh… boleh…"
Anak : "Tapi, kan katanya itu ha.."
Bapak : "Nggak… Itu halal kok"
Anak : "Oke… Tapi ntar Bapak yang…"
Bapak : "Enak aja… Kamu yang makan, masak Bapak yang nanggung dosanya??"

Anak : "??? Bapak yang aneh…"

image
Berani Berkata, Berani Tanggung Jawab

#Yongkru Ma Men!

Efek Samping Galau

Menghadapi makhluk galau perlu ekstra sabar.

image

Ini adalah contoh kasus dari berjuta-juta kisah galau yang ada di muka bumi.

Sebut saja namanya Meong. Meong sebentar lagi lulus SMU. Dia bingung mau lanjut studi ke mana. Akhirnya bertanyalah Meong kepada Ryb… Ryb itu singkatan dari Rumput yang bergoyang.

 

Meong: “Ryb,… gue nanti lanjut SMU gimana ya? Gue pengennya jadi insinyur”

Ryb : “Ya kuliah aja.. ambil fakultas teknik”.

Meong : “Trus ngambilnya teknik apa? Kan banyak tuh”"?”

Ryb : “Teknik Informatika boleh, Teknik Pertambangan juga keren, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Elektro… banyak kok. Lu tinggal milih sesuai selera”.

Meong : “Kalo Teknik Bela Diri ada ngga ya?”. “Yaa… sekalian gue bisa jadi jagoan dan terkenal gitu lho, Ryb”.

 

Ryb mulai geleng-geleng kepala.

Ryb : “Mana ada Teknik Bela Diri…! Kalo Teknik Membelah Diri ada… tapi ntar elu belajarnya bareng ama amboeba, protozoa, paramecium, paracetamol… Mau?”

Meong : “Ah.. gue kan bercanda, Ryb. Intinya gue pengen jadi insinyur aja. Kan keren gitu lho, Ryb”

Ryb : “Pengen jadi insinyur apa emang?”

Meong : “Yaaa.. apa aja. Pokoknya insinyur, bisa bikin sesuatu, bisa dinikmati orang, berguna buat orang…”

Ryb : “Jadi chef mau? Koki… Mereka juga kerjaannya bikin-bikin sesuatu, bisa dinikmati orang, berguna buat orang…”

Meong : “Jadi, gue harus ngambil Teknik Memasak gitu, Ryb?”

Ryb : “Na’udzubillah min dzalik…. Ya Allah…. berilah petunjuk dan hidayah-Mu kepada hamba-hamba-Mu yang sedang galau ini…”

Meong : “Amiin…”

Ryb : “hiks….”

 

Ryb : “Gini, yong. Ilmu Teknik itu banyak… Kalo elu mau jadi ahli otomotif, elu bisa ke Teknik Mesin, mau jadi ahli konstruksi pilih Teknik Sipil, mau jadi ahli robotik, atau teknologi informasi, bisa ke elektro atau informatika. mau berkarir di bidang migas, tambang, dan sejenisnya… banyak… ada Teknik Perminyakan, Pertambangan, Geologi. Belum lagi Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Fisika, yang lebih luas penerapannya. Sekarang tinggal selera elu seperti apa, kebutuhan elu seperti apa.”

Meong : “Wah… makasih, Ryb. Penjelasan elu luar biasa. Gw jadi banyak tau sekarang”

Ryb : “Fiuh… syukurlah. Yang penting ngga perlu galau lagi, yong. Pilihan ada di tangan elu sekarang”

….

Akhirnya Meong pun terdiam lama, memikirkan segala sesuatunya dengan cermat, agar pilihannya tidak salah.

Meong : “Ryb….”

Ryb : “Knapa? Udah punya pilihan?”

Meong : “… Bagusnya pilih teknik apa ya?”

 

 

[end]

Susah Fokus

Susah fokus, susah bergerak,…. penyakit yang menyebalkan. Sebenarnya kelembamannya aja sih yang sedang tinggi.

Butuh impuls yang lebih besar biar bisa bergerak dari keadaan diam. Halah fisika banget.

image

Tapi, begitulah kenyataannya. Pernah dorong mobil? Lebih gampang mana, saat awal mendorong mobil, atau saat mobil sudah bergerak? Lebih susah mendorong mobil dari awal kan? 😀

Hukum Newton berkata begitu. Benda yang diam akan cenderung diam, dan benda yang bergerak dengan kecepatan konstan juga akan cenderung bergerak dengan kecepatan konstan. Begitu ada gaya yang bekerja, maka benda diam itu akan bergerak, atau.. benda yang bergerak dengan kecepatan konstan akan berubah kecepatannya (bisa lebih cepat, bisa lebih lambat). Sesuai persamaan F = m*a, besarnya gaya berbanding lurus dengan massa yang akan digerakkan.

Nah… sekarang saya ada di posisi diam. 😀 😀
Butuh gaya yang besar untuk bisa bergerak…  soalnya massa saya juga besar. 😀 😀 Maksudnya massa yang akan saya kerjakan. Huft.

 

Semangad!!!

#eaa