Efek Samping Galau

Menghadapi makhluk galau perlu ekstra sabar.

image

Ini adalah contoh kasus dari berjuta-juta kisah galau yang ada di muka bumi.

Sebut saja namanya Meong. Meong sebentar lagi lulus SMU. Dia bingung mau lanjut studi ke mana. Akhirnya bertanyalah Meong kepada Ryb… Ryb itu singkatan dari Rumput yang bergoyang.

 

Meong: “Ryb,… gue nanti lanjut SMU gimana ya? Gue pengennya jadi insinyur”

Ryb : “Ya kuliah aja.. ambil fakultas teknik”.

Meong : “Trus ngambilnya teknik apa? Kan banyak tuh”"?”

Ryb : “Teknik Informatika boleh, Teknik Pertambangan juga keren, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Elektro… banyak kok. Lu tinggal milih sesuai selera”.

Meong : “Kalo Teknik Bela Diri ada ngga ya?”. “Yaa… sekalian gue bisa jadi jagoan dan terkenal gitu lho, Ryb”.

 

Ryb mulai geleng-geleng kepala.

Ryb : “Mana ada Teknik Bela Diri…! Kalo Teknik Membelah Diri ada… tapi ntar elu belajarnya bareng ama amboeba, protozoa, paramecium, paracetamol… Mau?”

Meong : “Ah.. gue kan bercanda, Ryb. Intinya gue pengen jadi insinyur aja. Kan keren gitu lho, Ryb”

Ryb : “Pengen jadi insinyur apa emang?”

Meong : “Yaaa.. apa aja. Pokoknya insinyur, bisa bikin sesuatu, bisa dinikmati orang, berguna buat orang…”

Ryb : “Jadi chef mau? Koki… Mereka juga kerjaannya bikin-bikin sesuatu, bisa dinikmati orang, berguna buat orang…”

Meong : “Jadi, gue harus ngambil Teknik Memasak gitu, Ryb?”

Ryb : “Na’udzubillah min dzalik…. Ya Allah…. berilah petunjuk dan hidayah-Mu kepada hamba-hamba-Mu yang sedang galau ini…”

Meong : “Amiin…”

Ryb : “hiks….”

 

Ryb : “Gini, yong. Ilmu Teknik itu banyak… Kalo elu mau jadi ahli otomotif, elu bisa ke Teknik Mesin, mau jadi ahli konstruksi pilih Teknik Sipil, mau jadi ahli robotik, atau teknologi informasi, bisa ke elektro atau informatika. mau berkarir di bidang migas, tambang, dan sejenisnya… banyak… ada Teknik Perminyakan, Pertambangan, Geologi. Belum lagi Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Fisika, yang lebih luas penerapannya. Sekarang tinggal selera elu seperti apa, kebutuhan elu seperti apa.”

Meong : “Wah… makasih, Ryb. Penjelasan elu luar biasa. Gw jadi banyak tau sekarang”

Ryb : “Fiuh… syukurlah. Yang penting ngga perlu galau lagi, yong. Pilihan ada di tangan elu sekarang”

….

Akhirnya Meong pun terdiam lama, memikirkan segala sesuatunya dengan cermat, agar pilihannya tidak salah.

Meong : “Ryb….”

Ryb : “Knapa? Udah punya pilihan?”

Meong : “… Bagusnya pilih teknik apa ya?”

 

 

[end]

Silahkan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s