Bagaimana Mengajari Anak Bermain Papercraft

Setelah cukup lama menjajal dunia lego dan hotwheels.. Bilal (7 yrs old) ingin saya tantang dengan sesuatu yang baru… Papercraft.

Papercraft adalah seni gunting-lipat-rangkai-tempel dengan menggunakan material kertas atau karton. Bahan yang paling baik menurut pengalaman saya adalah Kertas Manila. Ngga mudah sobek, ngga terlalu tebal sehingga masih mudah digunting atau dilipat.
Saya pernah coba kertas yg lebih tebal, Matte Paper… bagus sih.. kuat… tapi susah dilipat… apalagi kalo ada part yg ukurannya kecil, bisa ngga rapi hasilnya.

Nah.. beberapa waktu lalu, saya memperkenalkan Bilal dengan proyek papercraft sederhana yang pertama… membuat mobil sederhana. Tapi… begitu dia mulai menggunting hasilnya kacau… ngga rapih… ngga lurus…

Akhirnya saya mulai Pelatihan Papercraft buat Bilal. Proyeknya langsung yg agak susah.. membuat Kapal Layar. Template proyek didownload gratis di situs Canon Creative (googling aja “canon papercraft”)

image

Tahap pertama. Latihan menggunting.
Bagian kertas yg digunting harus diposisikan di pangkal gunting, bukan di ujung gunting. Ini lebih memudahkan buat mengontrol gerakan. Trus kalo ada posisi yg harus digunting kurang dari 90 derajat atau posisi sulit lainnya, jangan menggunting dengan sekali gunting, tapi angkat gunting dan lakukan dari arah lain. Ternyata dia bisa belajar dengan cepat ☺

image
Menggunting di pangkal gunting

Tahap berikutnya. Melipat.
Ada 2 macam lipatan, lipatan gunung dan lembah… caranya sama… hanya arahnya yg beda. Melipat lidah atau kuping (bagian yang diberi lem) termasuk susah apalagi kalau kupingnya panjang. Salah satu tips agar melipat jadi mudah adalah pake pulpen yg tintanya udah habis trus ditekan ke sepanjang garis lipatan. Pake penggaris biar lurus. Kalo saya sendiri karena ga punya pulpen tinta abis, saya pake bagian cutter yg tumpul.

image

Tahap terakhir. Merakit dan Mengelem.
Nah. Kalo ini ngga ada skill khusus… yang penting mengerti panduan dan tau bagian mana yg harus diberi lem. Saya ngga ngasih pelatihan khusus buat Bilal di sini. Alhasil karena malas atau terlalu kreatif, ada beberapa bagian yang dia ngga kasih lem, tapi pake selotip bening 😅. Oke… diterima.

image

Dan hasilnya…. untuk project pertama… menurut saya ini sudah Sangat Memuaskan!!

image

image

Silahkan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s