(Sharing) Membuat Paspor Online – Untuk Anak dan Dewasa

Judulnya agak absurd ya? Ah… sudahlah… To the point saja. Ini sebenarnya sudah lama banget mau saya share, tapi yaaa mohon maklum.

Saya mau share pengalaman saya – dan sedikit tips & trik – sewaktu membuat paspor beberapa waktu lalu. Waktu itu saya sedikit kerepotan karena memang bikin paspor sekaligus 2 biji, untuk saya dan anak saya – dua-duanya via online.

Oke…langsung saja.

Bahan-Bahan

  • Scan KTP atau eKTP atau SIM (untuk anak di bawah umur, ga perlu) 
  • Scan Kartu Keluarga (kalo belum berkeluarga, pake KK lain yang nama anda ada di situ :D)
  • Scan Akte Lahir
  • Scan Buku Nikah 
  • Scan Ijazah terakhir (kalo anak udah lulus sekolah, scan aja ijazah terakhirnya)
  • Scan paspor lama (khusus untuk layanan yang bukan pembuatan baru)

Kalo ada surat rekomendasi dari kantor, scan aja, itu juga bisa diupload.

Kebetulan anak saya belum masuk SD, jadi ga perlu ijazah.

Untuk orang tua (dewasa), kalo 4 dokumen pertama di atas sudah lengkap, ijazah jadi ngga wajib, tapi begitu di kantor imigrasi tetap disuruh perlihatkan, jadi… demi kelancaran dan buat jaga-jaga, lebih baik siapkan saja. Walopun ga bawa kopian ijazah, tetap bisa lolos berkas kok. Kasus saya seperti itu soalnya.

DAFTAR ONLINE

Buka website dirjen imigrasi, http://www.imigrasi.go.id/. Cari link untuk pembuatan paspor online.

paspor online

Klik aja, nanti masuk ke Menu Utama, pilih Pra Permohonan Personal.

Trus, lengkapi form yang ada di situ. Nah, khusus untuk anak, waktu ditanya nomer Identitas, masukkan NIK anak yang ada di Kartu Keluarga, jangan lupa pilih NIK di menu dropdownya (jangan KTP, karena anak belum punya KTP).

NIK

Lanjutkan saja, ngga banyak kok formnya, kira-kira cuma 3 halaman/pages. Nah, bagian terakhir, kita disuruh upload dokumen-dokumen tadi. Kalo tempatnya ngga ada, pake aja bagian “Dokumen Lain-Lain”

Setelah semua selesai, kita disuruh memilih lokasi Kantor Imigrasi yang kita inginkan. Terserah. Mau di mana aja. Saya waktu itu pilih Kantor Imigrasi Tangerang. Pilih juga waktu kedatangan kita, terserah. Mau hari apa aja. Kalo ga salah paling cepat 2 hari setelah upload dokumen, dan paling lama sekitar 10 hari kayaknya setelah upload dokumen.

Trus, terakhir, akan ada email yang berisi semacam undangan gitu (format pdf). Attachment email itu harus diprint dan dibawa sewaktu pembuatan paspor.

catatan: Kalo anda tiba-tiba berhalangan hadir sesuai jadwal yang anda pilih, maka undangan anda hangus. Dan anda harus upload ulang lagi dari awal, untuk dapat undangan dan jadwal baru. Saya sampai 2 kali mengulang, karena memang berhalangan… salah pilih hari.

Continue reading “(Sharing) Membuat Paspor Online – Untuk Anak dan Dewasa”