Malas Baca Jangan Dipelihara

Malas baca, tapi teriak paling lantang, komentar paling heboh. Sesuai kata pepatah “Tong Kosong Nyaring Bunyinya, Kalo Dipukul”

Misalnya:

Ada sebuah pengumuman, apa pun itu, misalnya promo jualan, lowongan kerja, event, dll… yang dipublikasikan di media sosial. Namanya media sosial yaaa bebas dikomentari sama publik dong. Dan kalo kita perhatikan komentarnya, yakin deh… hampir sebagian besar isinya orang-orang yang punya penyakit “Malas Baca”.

“Yang coklat harganya berapa, gan?” Padahal udah jelas di situ.

“Di mana acaranya?”, padahal udah ditulis pake huruf tebal dan kapital semua.

“Lowongan buat saya ada ngga, min?”… meneketehe!! Open-mouthed smile Open-mouthed smile

… sering banget kan, nemu komentar seperti itu?

Atau, tarulah misalnya ada info kurang lengkap, trus ditanya oleh seseorang, trus dijawab sama admin. Trus tiba-tiba ada yang nanya lagi pertanyaan yang sama!

Karpet dah!

Ternyata Ngga Seru

Menulis tiap hari di pagi hari ternyata ngga seru Open-mouthed smile Open-mouthed smile

Bisa sih… (kecuali kemarin)… tapi idenya biasa aja. Hehehe… Maklum, otak saya biasanya bekerja maksimal di malam hari. Ide-ide justru banyak muncul di malam hari. Produktifitas di malam hari lebih besar daripada siang hari. Kenapa ya? Bingung.

Kalo pagi itu bawaannya malaasss. Lebih enak liat kasur. Memulai untuk menggerakkan badan itu susah banget. Inersianya tinggi! Open-mouthed smile Open-mouthed smile

Susah Fokus

Susah fokus, susah bergerak,…. penyakit yang menyebalkan. Sebenarnya kelembamannya aja sih yang sedang tinggi.

Butuh impuls yang lebih besar biar bisa bergerak dari keadaan diam. Halah fisika banget.

image

Tapi, begitulah kenyataannya. Pernah dorong mobil? Lebih gampang mana, saat awal mendorong mobil, atau saat mobil sudah bergerak? Lebih susah mendorong mobil dari awal kan? 😀

Hukum Newton berkata begitu. Benda yang diam akan cenderung diam, dan benda yang bergerak dengan kecepatan konstan juga akan cenderung bergerak dengan kecepatan konstan. Begitu ada gaya yang bekerja, maka benda diam itu akan bergerak, atau.. benda yang bergerak dengan kecepatan konstan akan berubah kecepatannya (bisa lebih cepat, bisa lebih lambat). Sesuai persamaan F = m*a, besarnya gaya berbanding lurus dengan massa yang akan digerakkan.

Nah… sekarang saya ada di posisi diam. 😀 😀
Butuh gaya yang besar untuk bisa bergerak…  soalnya massa saya juga besar. 😀 😀 Maksudnya massa yang akan saya kerjakan. Huft.

 

Semangad!!!

#eaa