Merinding…

Temperatur udara di luar memang lagi rendah… seharian awan mendung seolah-olah sedang demo di atas sana. Belum lagi suhu AC yang disetel di angka minimum. Brrr…

Tapi… yang bikin lebih merinding lagi adalah waktu pasang earphone… merinding dan berkaca-kaca… hiks…

winamp

Advertisements

Ajang Cari Bakat Penyanyi, Seperti Yang Dulukah?

Kalo ngomongin perkembangan musik di Indonesia, memang paling seru kalo dicermati perubahannya dari masa ke masa.

Untuk kontes atau ajang cari bakat penyanyi, di abad 20 ini dulunya dimulai oleh American Idol kemudian masuk ke Indonesia menjadi Indonesian Idol, dan setelah itu menjamurlah ajang cari bakat sejenis. Katakanlah AFI (Akademi Fantasi Indonesia), kemudian ada yang untuk dangdut itu apa namanya? (lupa)… KDI?? Trus, akhir-akhir ini, 2 buah franchise sejenis dari luar masuk lagi ke Indonesia, X-Factor dan The Voice Indonesia. Mungkin sebagian dari kita akan menganggap ini adalah salah satu bentuk perkembangan musik yang ada.

Benar nggak sih?… Kalo anda pernah hidup di tahun 80 dan 90an… pernah ngga dengar yang namanya Asia Bagus? Dan anda pasti kenal siapa alumninya?… di Indonesia ada Krisdayanti, Dewi Gita, dan Rio Febrian.  Kualitas mereka sudah ngga diragukan lah.

Trus… pernah dengar ajang Bintang Radio dan Televisi?… Ini ajang bakat yang lumayan paling jadul.. dan alumni terakhirnya adalah Titi DJ.

Festival Lagu Populer

Kemudian ada Festival Lagu Populer Indonesia… Nah, yang ini bisa dibilang festival yang cukup berkelas. Hampir sebagian besar penyanyi solo yang terkenal di jaman dulu pernah ikut berpartisipasi di sini. Beberapa alumninya yang sangat dikenal adalah Utha Likumahuwa, Harvey Malaiholo, Trie Utami, dll. Ngga cuma penyanyi… pencipta lagu juga unjuk gigi di sini. Misalnya Yovie Widyanto, Guruh Soekarnoputra, Dadang S Manaf, dll. Soalnya yang di adu juga di sini adalah lagunya, jadi para penyayi membawakan lagu yang belum pernah dipopulerkan sebelumnya.

Masih ada beberapa lagi ajang dan kontes serupa, tapi saya ngga bisa ingat-ingat lagi.

Pertanyaannya,… apakah pentas yang ada sekarang ini bisa dibandingkan dengan para pendahulunya? Saya ngga tau, bisa jadi saya salah, tapi.. menurut saya… Pertunjukan yang dulu memang tujuannya untuk cari penyanyi dan musik yang berkualitas.. sementara yang sekarang… yaaa coba tanyakeun pada stasiun TV yang menayangkan kontes tersebut. 😀

Lagu Orang Sibuk

Saat ini baru kepikiran 2 lagu yang menceritakan tentang orang sibuk. Lagu pertama, dari Arkarna, So Little Time.

arkarna - so little time

So little time so much to do
I’d rather spend my days with you…

Buat manusia yang sudah baligh/beranjak remaja di tahun 1997 dan sering mendengarkan musik di radio ataupun menonton video klip di TV, seharusnya sudah familiar dengan lagu aneh tersebut. Kenapa termasuk aneh? Karena lagu itu dinyanyikan oleh sebuah band tanpa petikan bass sedikit pun. Jadi, kedengarannya seperti musik yang “kurus”… hanya ada hentakan drum sebagai “tulangnya”, dan irama serta melodi gitar yang menguliti musik tersebut.

Lagu kedua… dari salah satu band rock legendaris Indonesia… Power Slaves. Judul lagunya… mmm Sisa.
power slaves

Waktu yang tersisa…
Dalam kehidupanmu…
Adakah kata cinta di hati…
Kata cinta untukku

Sebenarnya dua lagu di atas termasuk lagu cinta, tentang orang sibuk yang lupa sama pasangannya. 😀 😀 😀

Apa maksudnya saya menuliskan ini?… Ga ada apa-apa kok. Saya cuma sibuk aja, tapi nggak pernah lupa sama pasangan setia… si juragan odol. 😀 😀

Oiya.. buat agan-agan pecinta rock… tahun ini Power Slaves bangkit lagi dengan lagu dan klip barunya. Katanya mereka mau memberantas virus al4y yang sudah mewabah di seluruh penjuru dunia. Luar biasa!
Go Rock n Roll!!!